Jumat, 02 Agustus 2013

Resep Pindang Patin Serani

Aslinya resep ini pakai ikan bandeng, cuma karena ikan ini banyak durinya, gw pakai ikan Patin. Ternyata Doddy dan Nayla suka sama tekstur ikannya yang berlemak dan lembut. 

Masakan ini juga yang membuat kami berdua terpilih ikutan lomba masak Couple Women Fiestanya Kompas 2012.

Jadilah masakan ini sebulan sekali selalu ada di menu kami. Selain rasanya segar karena ada belimbing sayur atau tomat hijau dan daun kemangi, gw selalu membeli ikan ini dalam keadaan hidup, jadi dagingnya gurih dan manis.

Karena kami punya anak yang masih kecil, cabai rawitnya gw biarkan utuh di sayur. Kalau ingin pedas cabai rawitnya tinggal di lumatkan di piring.
Pindang patin
Patin Pindang Serani  
Bahan 2:
2 kg Ikan Patin ukuran sedang (tiga ekor ikan)
Minyak goreng untuk menumis bumbu
Cabai rawit merah utuh, sesuai selera
Garam secukupnya
Gula secukupnya
Kecap sesuai selera 

Bumbu yang di haluskan:
8 butir bawang merah
5 butir bawang putih
Kunyit Setengah ruas jari, di bakar sebentar

Bumbu tambahan :
Lengkuas seukuran jempol (di geprek), jahe (di geprek), 3 lembar daun salam, 5 lembar daun jeruk, 3 buah batang sereh (di geprek), 10 buah tomat hijau atau belimbing sayur (belah jadi dua), daun bawang dan daun kemangi.

Cara membuat:
Potong ikan patin menjadi tiga atau empat bagian (termasuk bagian kepala), lumuri jeruk nipis dan garam.

Tumis bumbu yang di haluskan, kemudian tambahkan jahe, lengkuas, daun sereh, daun salam, daun jeruk dan daun bawang cincang.

Setelah bumbu matang dan harum, masukkan kecap (tuang dari pinggir wajan biar ada rasa caramelnya, nyontek dari mas Rudi choirudin), kemudian masukkan cabai rawit merah utuh dan tambahkan air 3-4 gelas.

Setelah mendidih masukkan ikan Patin (didihkan kembali). Tambahkan garam dan gula secukupnya, masukkan belimbing sayur. Terakhir masukkan daun kemangi.
Pindang Patin hampir matang nih
Pindang patin siap saji
Siap di sajikan dengan nasi putih hangat, kalau gw biasanya dengan tambahan krupuk putih, nyaaaam….